26 Juli
2016

IKA Undiksha Selenggarakan Workshop Perangkat Pembelajaran di Tabanan

Prinsip-prinsip pembelajaran dalam Kurikulum 2013 (K13) ada sebanyak 14  prinsip, dua di antaranya menyangkut (1) perolehan pengetahuan dari pola lama di mana peserta didik diberi tahu oleh guru sedang pada pola baru peserta didik diharuskan mencari tahu, dan (2) Pada pola lama sumber belajar satu-satunya adalah guru sedangkan pada K13 peserta didik diharapkan belajar dari beraneka sumber. Penegasan ini disampaikan oleh Prof. Dr. Nyoman Kanca, MS. Saat menjadi instruktur/nara sumber pada kegiatan “Workshop  dan pendampingan penyusunan perangkat pembelajaran bagi Guru-guru Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK)” di SD 3 Dajan Peken, Tabanan.

Kehadiran guru besar yang manan Dekan FOK di Tabanan itu atas undangan dari Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Undiksha Pusat. Kegiatan workshop dan pendampingan tersebut dibuka Sabtu 23 Juli oleh Kepala UPTD Pendidikan Kecamatan Tabanan Drs. I Nyoman Budiarsa, M.Pd. Ia, Budiarsa, menyambut baik kegiatan tersebut yang secara nyata dapat dirasakan dan berdampak positif bagi guru-guru SD Penjaskes Olahraga dan Kesehatan di Tabanan. “Kegiatan seperti ini sedapat mungkin dapat ditingkatkan pada tahun-tahun mendatang,” ujarnya.

Sambutan senada dikemukakan oleh Drs. Nyoman Pursika, M.Hum. mewakili ketua umum IKA Dr. Nyoman Jampel, M.Pd. yang saat itu tidak berkenan hadir disebabkan urusan dinas keluar daerah. Nyoman Pursika mengatakan, bahwa kegiatan workshop & pendampingan penyusunan perangkat pembelajaran PJOK tersebut telah menjadi agenda rutin IKA Pusat sebagai sebuah pengabdian bagi guru-guru, di samping untuk meningkatkan kompetensi para guru, dan merupakan kegiatan mitra dari Undiksha. Satu lagi, lanjut Pursika, di Tabanan ini sangat diharapkan terbentuknya Kepengurusan IKA Cabang/Daerah, dan jika hal itu dapat terleksana, IKA Pusat akan memberikan dana stimulan sebesar Rp 500.000. Begitu pula di daerah/kabupaten-kabupaten yang lain.

Sementara itu Ketua Panitia Dra. Gusti Ayu Mahayukti, M.Si. melaporkan, peserta workshop berjumlah 100 orang, dengan mengedepankan seorang narasumber yang membidangi masalah-masalah keolahragaan, yakni Prof. Nyoman Kanca. Kata dia, kegiatan yang disambut antusias tersebut berlangsung selama empat hari, sudah terhitung pendampingan yang lebih banyak dilakukan secara online. 

Berita Terbaru

08 Mei 2017

Sabtu 06 Mei 2017, bertempat di SD 6 Pempatan, Rendang, Karangasem,...

06 Januari 2017

  Jumat, 6 Januari 2017 segenap pengurus IKA, dosen, pegawai, dan...

31 Desember 2016

Berdasarkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Ikatan...